I hate the way you talk to me and the way you cut your hair.
I hate the way you drive my car.
I hate it when you stare.
I hate your big dumb combat boots and the way you read my mind.
I hate you so much, it makes me sick. It even make me rhyme
I hate the way you're always right.
I hate it when you lie.
I hate it when you make me laugh, even worse you make me cry
I hate it when you're not around and the fact that you didn't call.
But mostly,
I hate the way I don't hate you, not even close, not even a little bit, not even at all ☹
Monday, January 10, 2011
10 Things I Hate About You
I hate the way you talk to me and the way you cut your hair.
I hate the way you drive my car.
I hate it when you stare.
I hate your big dumb combat boots and the way you read my mind.
I hate you so much, it makes me sick. It even make me rhyme
I hate the way you're always right.
I hate it when you lie.
I hate it when you make me laugh, even worse you make me cry
I hate it when you're not around and the fact that you didn't call.
But mostly,
I hate the way I don't hate you, not even close, not even a little bit, not even at all ☹
I hate the way you drive my car.
I hate it when you stare.
I hate your big dumb combat boots and the way you read my mind.
I hate you so much, it makes me sick. It even make me rhyme
I hate the way you're always right.
I hate it when you lie.
I hate it when you make me laugh, even worse you make me cry
I hate it when you're not around and the fact that you didn't call.
But mostly,
I hate the way I don't hate you, not even close, not even a little bit, not even at all ☹
Wednesday, January 5, 2011
Fall For You
Could it be that we have been this way before?
I know you don't think that I am trying
I know you're wearing thin down to the core
But hold your breath
Because tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
You're impossible to find
This is not what I intended
I always swore to you I'd never fall apart
You always thought that I was stronger
I may have failed, but I have loved you from the start
Oh, but hold your breath
Because tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
It's impossible
So breathe in so deep
Breathe me in, I'm yours to keep
And hold on to your words 'cause talk is cheap
And remember me tonight when you're asleep
Because tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
Tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
You're impossible to find
- Secondhand Serenade
I know you don't think that I am trying
I know you're wearing thin down to the core
But hold your breath
Because tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
You're impossible to find
This is not what I intended
I always swore to you I'd never fall apart
You always thought that I was stronger
I may have failed, but I have loved you from the start
Oh, but hold your breath
Because tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
It's impossible
So breathe in so deep
Breathe me in, I'm yours to keep
And hold on to your words 'cause talk is cheap
And remember me tonight when you're asleep
Because tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
Tonight will be the night
That I will fall for you over again
Don't make me change my mind
Or I won't live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
You're impossible to find
- Secondhand Serenade
Tuesday, January 4, 2011
copycat?
HOLAAA READERS!
IM BACK!!!
Wiiiiii sudah berbulan bulan saya, makhluk labil nan random ini, gulung tikar dari dunia per-blog-ing-an.
Kangen?
Pasti tidak.
Ya emang gak ada yang harus dikangenin soalnya tulisan-tulisan di blog saya memang kebanyakkan tidak penting dan tidak bermutu. Hmmmmm.
Well, entah kenapa panggilan alam meneriakki nama saya supaya menengok, berkunjung, dan menulis lagi di blog tercinta saya sejak jaman perjuangan ini. Ibarat kata, ini blog sudah ber-sarang laba-laba. *ambil kemoceng
ANYWAY!
Gue habis baca-baca isi blog gue dan gue takjub *deess* sama omongan gue.
Hahaha ga sangka gue kalo lagi bener bisa bener juga yah?
Yap. Gue sukses nangis, gue sukses ngakak, gue sukses malu, gue sukses deg-degan, gue sukses bengong, gue sukses takut.
Bingung kan.
Tepuk tangan deh buat blog gue. Setia banget gue curhatin lalalala.
Nah, sekarang gue bingung mau nge post apa. Dan sepertinya postingan kali ini bakal jadi salah satu sampah yang gapenting di blog saya. Aduh.
Saking banyaknya hal yang sudah saya lalui sampe bingung mau mulai yang mana -u-
Gini deh, gue lagi sebel sama orang.
Waktu itu gue pernah ngetweet salah satu lirik lagu gitu deh.
Terus tiba2 gue di sindir sama orang, katanya gue ngikutin dia. Dalem hati gue nih yah, siapa yang ngikutin? Tau dia lagi dengerin itu lagu aja nggak. Lagian yang bisa dengerin, dan ngetweet lirik lagu itu bukan cuma dia doang ya kan?
Akhirnya gue DM dia, gue tanya baik-baik, dia sewot. Gamau banyak cingcong, gue block deh. Ngekekekekek.
Oyaaa abis gue block itu dia marah marah. Aku hanya bisa melihat dia menggila dari kejauhan. Ngihihihihi.
Yang bikin gue kesel bukan cuma itu, tapi setelah berminggu-minggu gue block, tadi barusan saja gue iseng baca-baca tweet dia. Biasalah, kepo B)
Dan gue terkaget-kaget saudara-saudara..
Di Timeline dia itu kenapa banyak tweet dia yang menggunakan kata-kata saya?
Contoh:
Tertawa menggunakan "muahahaha" "huahauhuha" "ngehehehe" bahkan "ekekekekek"
Wiiiii... Okay, semua orang bisa nulis kaya gitu, bebas, well tapi seinget saya, saya yang bikin kaya gitu di twitter, yah berusaha kretif lah, ya entah dia dapet wangsit darimana tapi kenapa semuanya terasa menyebalkan sekali?
Oke itu masalah kecil. Kalian bisa bilang gue sensitif. Ya, mungkin benar.
Mari ke masalah selanjutnya.
Dia ngetweet "aduh. bete gue. coba lo disini. huhu. miss you."
Nggggg...
Okay ini ga ngikutin kata-kata gue. Tapi cara penulisannya. Pake titik di kalimat yang pendek-pendek. Its so me. Dimulai 3 bulan yang lalu pas lagi galau gue nulis pake cara kaya gitu sampai sekarang pun sering.
Mungkin ini kebetulan yah? Okedeh apa kata lo. Tapi kenapa kalo kebetulan terasa sangat pas dan menjengkelkan sekali?
Mari ke masalah selanjutnya.
Dia ngetweet begini
"Miss you too pumpkins! RT @justinbieber: miss you @usernamedia"
DEG!
Ini mulai mulai nih..
Well, sejak jaman Piala Dunia 2010 kemarin gue sering ngetweet pake cara begini. Ngetweet seakan akan gue dapet mention dari orang lain. Kebanyakkan pemain pemain sepakbola yang gue suka. Haha.
Yeaaa lo boleh bilang itu norak, tapi well, itu twitter gue, dan gue melakukan hal kaya gitu untuk hiburan aja. Boleh kan gue memanfaatkan hal yang gue suka untuk menghibur diri sendiri?
Selama itu ga ngerugiin orang lain? Hehe
Okay, ngetweet gaya norak ala gue itu kenapa diikutin sama dia? Gue kesel. Banget. Ini mulai ga kaya kebetulan atau kesensitifan aja.
Tapi gue masih berusaha biarin aja.
Mari ke masalah selanjutnya.
Satu jam lalu dia ngetweet
"You think that I don't know but the fact is I know you so well........ "
OMFG!
Itu tweet sama banget sama tweet gue beberapa jam yang lalu.
Sama banget! Jelas itu copas!
Cuma di gue ada tambahan "*nyerempet2 sm*sh nih jadinya -_-Å*"
Tapi tetep aja intinya sama. Bahkan jumlah titiknya sama.
God damn it!
Dan gue pun merasa ini bukan kebetulan atau ke sensitifan gue sebagai remaja labil lagi.
Ini harus dituntut undang-undang hak cipta.
*gaya-gaya politikus*
Yah, mungkin dia harus belajar yang namanya "menghargai"
Kalo misalnya ada yang pake quotes gue untuk di tweet kembali, gue ga masalah. Asal ada "via @username" atau " - @username" atau apalah.
Yang pasti lo menghargai orang yang udah lo 'colong' kata-katanya.
Gue pun sering begitu,
men 'colong' kata-kata orang. Well, tapi gue selalu menghargai orang yang gue 'colong' kata-katanya.
Bahkan lirik lagu pun gue quotes beserta nama penyanyinya. Haha.
Itu etika dan kesadaran aja B)
Tapi yasudahlah. Mari doakan dia semoga dia sadar dan bertaubat. Amin.
Ngehehehehee..
Pesan saya hanya satu. *bang napi banget ga sih?*
Belajarlah menghargai perasaan orang lain, jangan hanya mau dihargai saja. Ingat, karma berlaku. Kamu ga akan tau isi hati orang lain, mungkin kamu ga sengaja, tapi kamu mau apa kalo dalam hati orang itu ada benci bahkan dendam sama kamu?
Tenang, orang itu bukan saya, saya gapernah benci sama orang lama-lama apalagi dendam. NO! Seperti quotes di salah satu situs internet yang saya lupa namanya, "setiap kali kamu kesal, cobalah ubah cara berpikir kamu kearah sebaliknya yaitu kesenangan"
Well, arah sebaliknya di balik kejengkelan saya karena masalah copycat ini saya berpikir, mungkin kamu sangat mengidolakan saya sehingga kamu mau menjadi saya sampai kamu ikuti gaya saya. Ngehehehe ups B)
Be creative and stay positive thinkin' guys!
Keep the love and the peace for your life!
Sayonara!
Oya, once more!
HAPPY NEW YEAR 2011!
May love and bless following your steps!
Let's go for something new! :D
*joget selebrasi ala Irfan Bachdim*
B)
IM BACK!!!
Wiiiiii sudah berbulan bulan saya, makhluk labil nan random ini, gulung tikar dari dunia per-blog-ing-an.
Kangen?
Pasti tidak.
Ya emang gak ada yang harus dikangenin soalnya tulisan-tulisan di blog saya memang kebanyakkan tidak penting dan tidak bermutu. Hmmmmm.
Well, entah kenapa panggilan alam meneriakki nama saya supaya menengok, berkunjung, dan menulis lagi di blog tercinta saya sejak jaman perjuangan ini. Ibarat kata, ini blog sudah ber-sarang laba-laba. *ambil kemoceng
ANYWAY!
Gue habis baca-baca isi blog gue dan gue takjub *deess* sama omongan gue.
Hahaha ga sangka gue kalo lagi bener bisa bener juga yah?
Yap. Gue sukses nangis, gue sukses ngakak, gue sukses malu, gue sukses deg-degan, gue sukses bengong, gue sukses takut.
Bingung kan.
Tepuk tangan deh buat blog gue. Setia banget gue curhatin lalalala.
Nah, sekarang gue bingung mau nge post apa. Dan sepertinya postingan kali ini bakal jadi salah satu sampah yang gapenting di blog saya. Aduh.
Saking banyaknya hal yang sudah saya lalui sampe bingung mau mulai yang mana -u-
Gini deh, gue lagi sebel sama orang.
Waktu itu gue pernah ngetweet salah satu lirik lagu gitu deh.
Terus tiba2 gue di sindir sama orang, katanya gue ngikutin dia. Dalem hati gue nih yah, siapa yang ngikutin? Tau dia lagi dengerin itu lagu aja nggak. Lagian yang bisa dengerin, dan ngetweet lirik lagu itu bukan cuma dia doang ya kan?
Akhirnya gue DM dia, gue tanya baik-baik, dia sewot. Gamau banyak cingcong, gue block deh. Ngekekekekek.
Oyaaa abis gue block itu dia marah marah. Aku hanya bisa melihat dia menggila dari kejauhan. Ngihihihihi.
Yang bikin gue kesel bukan cuma itu, tapi setelah berminggu-minggu gue block, tadi barusan saja gue iseng baca-baca tweet dia. Biasalah, kepo B)
Dan gue terkaget-kaget saudara-saudara..
Di Timeline dia itu kenapa banyak tweet dia yang menggunakan kata-kata saya?
Contoh:
Tertawa menggunakan "muahahaha" "huahauhuha" "ngehehehe" bahkan "ekekekekek"
Wiiiii... Okay, semua orang bisa nulis kaya gitu, bebas, well tapi seinget saya, saya yang bikin kaya gitu di twitter, yah berusaha kretif lah, ya entah dia dapet wangsit darimana tapi kenapa semuanya terasa menyebalkan sekali?
Oke itu masalah kecil. Kalian bisa bilang gue sensitif. Ya, mungkin benar.
Mari ke masalah selanjutnya.
Dia ngetweet "aduh. bete gue. coba lo disini. huhu. miss you."
Nggggg...
Okay ini ga ngikutin kata-kata gue. Tapi cara penulisannya. Pake titik di kalimat yang pendek-pendek. Its so me. Dimulai 3 bulan yang lalu pas lagi galau gue nulis pake cara kaya gitu sampai sekarang pun sering.
Mungkin ini kebetulan yah? Okedeh apa kata lo. Tapi kenapa kalo kebetulan terasa sangat pas dan menjengkelkan sekali?
Mari ke masalah selanjutnya.
Dia ngetweet begini
"Miss you too pumpkins! RT @justinbieber: miss you @usernamedia"
DEG!
Ini mulai mulai nih..
Well, sejak jaman Piala Dunia 2010 kemarin gue sering ngetweet pake cara begini. Ngetweet seakan akan gue dapet mention dari orang lain. Kebanyakkan pemain pemain sepakbola yang gue suka. Haha.
Yeaaa lo boleh bilang itu norak, tapi well, itu twitter gue, dan gue melakukan hal kaya gitu untuk hiburan aja. Boleh kan gue memanfaatkan hal yang gue suka untuk menghibur diri sendiri?
Selama itu ga ngerugiin orang lain? Hehe
Okay, ngetweet gaya norak ala gue itu kenapa diikutin sama dia? Gue kesel. Banget. Ini mulai ga kaya kebetulan atau kesensitifan aja.
Tapi gue masih berusaha biarin aja.
Mari ke masalah selanjutnya.
Satu jam lalu dia ngetweet
"You think that I don't know but the fact is I know you so well........ "
OMFG!
Itu tweet sama banget sama tweet gue beberapa jam yang lalu.
Sama banget! Jelas itu copas!
Cuma di gue ada tambahan "*nyerempet2 sm*sh nih jadinya -_-Å*"
Tapi tetep aja intinya sama. Bahkan jumlah titiknya sama.
God damn it!
Dan gue pun merasa ini bukan kebetulan atau ke sensitifan gue sebagai remaja labil lagi.
Ini harus dituntut undang-undang hak cipta.
*gaya-gaya politikus*
Yah, mungkin dia harus belajar yang namanya "menghargai"
Kalo misalnya ada yang pake quotes gue untuk di tweet kembali, gue ga masalah. Asal ada "via @username" atau " - @username" atau apalah.
Yang pasti lo menghargai orang yang udah lo 'colong' kata-katanya.
Gue pun sering begitu,
men 'colong' kata-kata orang. Well, tapi gue selalu menghargai orang yang gue 'colong' kata-katanya.
Bahkan lirik lagu pun gue quotes beserta nama penyanyinya. Haha.
Itu etika dan kesadaran aja B)
Tapi yasudahlah. Mari doakan dia semoga dia sadar dan bertaubat. Amin.
Ngehehehehee..
Pesan saya hanya satu. *bang napi banget ga sih?*
Belajarlah menghargai perasaan orang lain, jangan hanya mau dihargai saja. Ingat, karma berlaku. Kamu ga akan tau isi hati orang lain, mungkin kamu ga sengaja, tapi kamu mau apa kalo dalam hati orang itu ada benci bahkan dendam sama kamu?
Tenang, orang itu bukan saya, saya gapernah benci sama orang lama-lama apalagi dendam. NO! Seperti quotes di salah satu situs internet yang saya lupa namanya, "setiap kali kamu kesal, cobalah ubah cara berpikir kamu kearah sebaliknya yaitu kesenangan"
Well, arah sebaliknya di balik kejengkelan saya karena masalah copycat ini saya berpikir, mungkin kamu sangat mengidolakan saya sehingga kamu mau menjadi saya sampai kamu ikuti gaya saya. Ngehehehe ups B)
Be creative and stay positive thinkin' guys!
Keep the love and the peace for your life!
Sayonara!
Oya, once more!
HAPPY NEW YEAR 2011!
May love and bless following your steps!
Let's go for something new! :D
*joget selebrasi ala Irfan Bachdim*
B)
Thursday, October 7, 2010
tentang keledai bodoh
Hai.
Apa kabar blog saya?
Udah sebulan gak ngeblog.
Ceritanya, saya ini lagi sombong sama kalian. Ha ha ha.
Eh nggak, beneran..
I'm busy lately. Pulang sekolah selalu kecapean. Pulang kadang2 sore kadang2 malem kaya anak gaul aja haha.
Ok sudahi curhat colongan di atas
Seperti kata gue "udah sebulan gak ngeblog" itu diitung dari postingan terakhir gue
Tepat sebulan yang lalu, 8 September 2010
Hari ini, seharusnya saya merayakan hari jadi saya dan pacar saya yang ke satu bulan.
Harusnya hari ini menyenangkan
Tapi kayanya sih, nggak juga deh.
Boro-boro ngerayain, di perhatiin aja nggak kok
Boro-boro ketemu, cuma sms "happy anniv sweetblueberry, loveyou" doang.
Udah. That's it?
Sebenernya, gue mengharapkan yang lebih. Gue mengharapkan sesuatu layaknya orang pacaran ngerayain anniversary nya. Ya apa yah?
Ketemu mungkin?
Jalan-jalan mungkin?
Makan-makan mungkin?
Tukeran kado mungkin?
Holding hands mungkin?
Nyanyi-nyayi mungkin?
Nonton mungkin?
Atau yang paling sederhana, bilang lo gak mau kehilangan gue mungkin?
Ya apa kek. Selayaknya orang pacaran normal aja kok gak lebih bener deh.
Tapi apa, gue gak dapet apa-apa
Yang ada cuma status, gue gak butuh status.
Pacaran gak bikin gue jadi keren apa gimana, gak ada untungnya. Gue pacaran biar apa emangnya?
Gue pengen selalu tau kalo ada orang yang sayang sama gue kapanpun, gimanapun keadaan gue.
Gue pengen ada yang merhatiin gue, sekedar ada orang yang selalu tau apa yang gue lakuin.
Gue pengen ada orang yang peduli sama gue.
Gue pengen ada orang yang ngeprotect gue.
Gue pengen ada orang yang merasa bertanggungjawab atas gue.
Gue pengen ada orang yang merasa berkewajiban untuk bikin gue seneng.
Gue pengen ada orang yang melakukan apapun cuma biar bisa liat senyum kecil gue.
That's it. Gak lebih.
Tapi pada kenyataannya, gue sama sekali gak dapet itu semua.
Gue gak merasa punya siapa-siapa
Gue merasa... merasa apa yah? Sebenernya gue pribadi juga bingung sih sama perasaan gue. Campur aduk.
Okelah kadang-kadang gue seneng, kadang-kadang gue down, kadang-kadang gue bingung, kadang-kadang gue takut. Apalah nama perasaannya.
Gue selalu cerita ke temen gue, Hanni.
Kemarin gue bilang "Han, apa gue putus aja yah?" Dia bilang "jangan dong dil. Emang kenapa sih?"
"Gatau, gue bingung sama hubungan gue. Gue punya pacar tapi gue kaya ga punya pacar"
Terus dia bilang
"Yaampun, masa cewek cantik kaya gini di sia-siain"
Dan kata-kata itu nusuk banget.
Pertama: dia fitnah gue kalo gue cantik.
Kedua: dia mengingatkan gue kalo gue udah di sia-siain.
Dan kata-kata itu tiba-tiba membawa gue kembali ke kejadian pas stepfather gue berantem sama kakak gue.
Abis berantem itu, kakak gue nangis di kamar, gue cuma bisa meluk dia. Gue pura-pura polos padahal sebenernya gue tau banget apa yang dia rasain. Sama. Gue juga ngerasain itu.
Kakak gue nelp pacarnya saat itu. Gue denger. Gue inget dia bilang "aku takut, aku juga dulu begini sama ayah, masa keulang lagi? apa di dunia ini gak ada apa cowok yang bisa sayang sama mama, aku, sama lian? apa gak ada apa cowok yang bisa bertanggung jawab atas mama, aku sama lian?"
Deg. Nancep.
Gue pun juga berpikiran sama.
God, apa bener-bener gak ada yah cowok yang bisa tanggung jawab sama gue, kakak gue dan nyokap gue?
Gue udah terlalu banyak kehilangan. Semua itu bikin gue merasa ga napak di bumi kalo inget itu lagi. Setiap kehilangan bikin gue belajar, tapi gue gak makin kuat. Gue belajar, tapi saat gue menghadapi kehilangan selanjutnya gue tetep lemah.
What do you think guys? What should I do now?
Apa iya gue akhirin hubungan yang kaya begini? Gue capek brokenheart.
Gue mau hidup normal aja. Yah, selayaknya remaja 15 tahun, sekolah, belajar yang bener, single and unavailable.
Gue berpikiran untuk nutup hati gue, sementara. Gue capek, gue hampir kapok...
Kata guru SMP gue:
"Hanya keledai bodoh yang jatuh ke lubang yang sama dua kali"
Gue jatuh ke lubang yang sama berkali-kali. Gue mungkin lebih bodoh dari keledai bodoh.
Apa kabar blog saya?
Udah sebulan gak ngeblog.
Ceritanya, saya ini lagi sombong sama kalian. Ha ha ha.
Eh nggak, beneran..
I'm busy lately. Pulang sekolah selalu kecapean. Pulang kadang2 sore kadang2 malem kaya anak gaul aja haha.
Ok sudahi curhat colongan di atas
Seperti kata gue "udah sebulan gak ngeblog" itu diitung dari postingan terakhir gue
Tepat sebulan yang lalu, 8 September 2010
Hari ini, seharusnya saya merayakan hari jadi saya dan pacar saya yang ke satu bulan.
Harusnya hari ini menyenangkan
Tapi kayanya sih, nggak juga deh.
Boro-boro ngerayain, di perhatiin aja nggak kok
Boro-boro ketemu, cuma sms "happy anniv sweetblueberry, loveyou" doang.
Udah. That's it?
Sebenernya, gue mengharapkan yang lebih. Gue mengharapkan sesuatu layaknya orang pacaran ngerayain anniversary nya. Ya apa yah?
Ketemu mungkin?
Jalan-jalan mungkin?
Makan-makan mungkin?
Tukeran kado mungkin?
Holding hands mungkin?
Nyanyi-nyayi mungkin?
Nonton mungkin?
Atau yang paling sederhana, bilang lo gak mau kehilangan gue mungkin?
Ya apa kek. Selayaknya orang pacaran normal aja kok gak lebih bener deh.
Tapi apa, gue gak dapet apa-apa
Yang ada cuma status, gue gak butuh status.
Pacaran gak bikin gue jadi keren apa gimana, gak ada untungnya. Gue pacaran biar apa emangnya?
Gue pengen selalu tau kalo ada orang yang sayang sama gue kapanpun, gimanapun keadaan gue.
Gue pengen ada yang merhatiin gue, sekedar ada orang yang selalu tau apa yang gue lakuin.
Gue pengen ada orang yang peduli sama gue.
Gue pengen ada orang yang ngeprotect gue.
Gue pengen ada orang yang merasa bertanggungjawab atas gue.
Gue pengen ada orang yang merasa berkewajiban untuk bikin gue seneng.
Gue pengen ada orang yang melakukan apapun cuma biar bisa liat senyum kecil gue.
That's it. Gak lebih.
Tapi pada kenyataannya, gue sama sekali gak dapet itu semua.
Gue gak merasa punya siapa-siapa
Gue merasa... merasa apa yah? Sebenernya gue pribadi juga bingung sih sama perasaan gue. Campur aduk.
Okelah kadang-kadang gue seneng, kadang-kadang gue down, kadang-kadang gue bingung, kadang-kadang gue takut. Apalah nama perasaannya.
Gue selalu cerita ke temen gue, Hanni.
Kemarin gue bilang "Han, apa gue putus aja yah?" Dia bilang "jangan dong dil. Emang kenapa sih?"
"Gatau, gue bingung sama hubungan gue. Gue punya pacar tapi gue kaya ga punya pacar"
Terus dia bilang
"Yaampun, masa cewek cantik kaya gini di sia-siain"
Dan kata-kata itu nusuk banget.
Pertama: dia fitnah gue kalo gue cantik.
Kedua: dia mengingatkan gue kalo gue udah di sia-siain.
Dan kata-kata itu tiba-tiba membawa gue kembali ke kejadian pas stepfather gue berantem sama kakak gue.
Abis berantem itu, kakak gue nangis di kamar, gue cuma bisa meluk dia. Gue pura-pura polos padahal sebenernya gue tau banget apa yang dia rasain. Sama. Gue juga ngerasain itu.
Kakak gue nelp pacarnya saat itu. Gue denger. Gue inget dia bilang "aku takut, aku juga dulu begini sama ayah, masa keulang lagi? apa di dunia ini gak ada apa cowok yang bisa sayang sama mama, aku, sama lian? apa gak ada apa cowok yang bisa bertanggung jawab atas mama, aku sama lian?"
Deg. Nancep.
Gue pun juga berpikiran sama.
God, apa bener-bener gak ada yah cowok yang bisa tanggung jawab sama gue, kakak gue dan nyokap gue?
Gue udah terlalu banyak kehilangan. Semua itu bikin gue merasa ga napak di bumi kalo inget itu lagi. Setiap kehilangan bikin gue belajar, tapi gue gak makin kuat. Gue belajar, tapi saat gue menghadapi kehilangan selanjutnya gue tetep lemah.
What do you think guys? What should I do now?
Apa iya gue akhirin hubungan yang kaya begini? Gue capek brokenheart.
Gue mau hidup normal aja. Yah, selayaknya remaja 15 tahun, sekolah, belajar yang bener, single and unavailable.
Gue berpikiran untuk nutup hati gue, sementara. Gue capek, gue hampir kapok...
Kata guru SMP gue:
"Hanya keledai bodoh yang jatuh ke lubang yang sama dua kali"
Gue jatuh ke lubang yang sama berkali-kali. Gue mungkin lebih bodoh dari keledai bodoh.
Tuesday, September 7, 2010
babi-monyet are comin' back, arent we? :)
yeaahh.. haha today we're comin' back together after about 5 month we're apart.
yes, today! 080910! :*
me and Andrea Daniel Dyaksa
Are comin' back together :)
congratulation babi-monyet
Longlasting longlasting!! Amiiinnn!!!
*ps: El, gue gamau di panggil monyet!! Mari kita ganti yah, ayolaahh... hhh -,-"*
yes, today! 080910! :*
me and Andrea Daniel Dyaksa
Are comin' back together :)
congratulation babi-monyet
Longlasting longlasting!! Amiiinnn!!!
*ps: El, gue gamau di panggil monyet!! Mari kita ganti yah, ayolaahh... hhh -,-"*
Monday, September 6, 2010
Okay, kita lupain perasaan gue.
ternyata belom udahan loh!
hahaha, apa ngeliat gue nangis itu salah satu hobby lo yah boi?
hobby yang menarik kalo gitu, dan tau ga? U did it! Congratz!
Setelah putus dari gue, 6 hari kemudian udah jadian aja sama cewe laen. Wow, keren yah!
Kesannya lo tuh yang ganteng banget sampe jago abis jadi player, wkwk padahal mah... Ya gue juga gatau kenapa, kayanya lo pelet gue yah? Haha!
6 hari, itu mah ga berarti apa-apa setelah lo bikin gue nangis. Gue berusaha nyembuhin gue sendiri, tapi kenapa lo gamau bantuin gue? Bantuin gue lah, kasih waktu buat gue lupain lo dulu. Kasih waktu lah buat gue napas. Seenggaknya sampe begitu gue flashback tentang lo, tentang gue, tentang kita, gue udah ga nangis lagi.
Tapi ternyata lo gamau nunggu sampe luka gue tuh kering dulu.
Oh iya iya gue ngerti, lo mau nyakitin gue sampe bener-bener yang gimana gitu yah? Haha itukan HOBBY LO! :)
okay, kita lupain dulu perasaan gue.
seenggaknya lo pernah di ajarin sopan santun kan? gimana caranya bersikap ke orang lain?
Nah, gue cuma minta sopan santun lo sekarang. Punya harga diri kan? Punya malu kan? Tunjukkin! Meskipun gue ga yakin lo punya.
Gue cuma minta sopan santun lo, terlebih sebagai cowok.
Itu juga kalo lo bener-bener cowok yah..
*ps: eh iya, longlast yah both of you! enjoy your life! semoga Allah maafin kalian yah :)*
hahaha, apa ngeliat gue nangis itu salah satu hobby lo yah boi?
hobby yang menarik kalo gitu, dan tau ga? U did it! Congratz!
Setelah putus dari gue, 6 hari kemudian udah jadian aja sama cewe laen. Wow, keren yah!
Kesannya lo tuh yang ganteng banget sampe jago abis jadi player, wkwk padahal mah... Ya gue juga gatau kenapa, kayanya lo pelet gue yah? Haha!
6 hari, itu mah ga berarti apa-apa setelah lo bikin gue nangis. Gue berusaha nyembuhin gue sendiri, tapi kenapa lo gamau bantuin gue? Bantuin gue lah, kasih waktu buat gue lupain lo dulu. Kasih waktu lah buat gue napas. Seenggaknya sampe begitu gue flashback tentang lo, tentang gue, tentang kita, gue udah ga nangis lagi.
Tapi ternyata lo gamau nunggu sampe luka gue tuh kering dulu.
Oh iya iya gue ngerti, lo mau nyakitin gue sampe bener-bener yang gimana gitu yah? Haha itukan HOBBY LO! :)
okay, kita lupain dulu perasaan gue.
seenggaknya lo pernah di ajarin sopan santun kan? gimana caranya bersikap ke orang lain?
Nah, gue cuma minta sopan santun lo sekarang. Punya harga diri kan? Punya malu kan? Tunjukkin! Meskipun gue ga yakin lo punya.
Gue cuma minta sopan santun lo, terlebih sebagai cowok.
Itu juga kalo lo bener-bener cowok yah..
*ps: eh iya, longlast yah both of you! enjoy your life! semoga Allah maafin kalian yah :)*
Friday, September 3, 2010
mungkin, beberapa wishes memang gak bisa terkabul, ya?
Iya. Mungkin kalau kita berdoa, beberapa doa kita memang ga bisa dan ga mungkin terkabul.
Contohnya a birthday wish.
Gak semua birthday wishes dari orang-orang bisa di kabulin.
Entah karena apa. Mungkin karena hidup kita terlalu indah kalo semuanya dikabulin?
Iya. Maaf teman-teman, birthday wishes kalian buat gue ga semuanya terkabul :')
Gue pegat. Sama Aji. Sama 'Bee' gue. Putus. Broke-up. Selesai.
Kejadiannya hari Selasa kemarin.
Yap, 4 hari setelah kalian mendoakan gue untuk langgeng, longlasting.
Emang dari hari minggunya gue udah ga enak-ga enakkan sama dia. Kita diem-dieman. Sama-sama punya something yang di pikirin tapi mengambil cara ke kanan-kanakkan dengan menyimpannya dalam-dalam satu sama lain.
Tapi sayangnya gue yang kalah diantara perang dingin ini. Gue ga kuat nutupin perasaan gue. Gue bukan tipe orang munafik yang beda di hati sama yang di ucapin.
Gue pun nangis. Di depan dia.
Dan bodohnya dia, kenapa dia ga nanya "whats wrong?" ke gue? Dia pun memilih jalan yang sama ke kanak-kanakkannya kaya gue. Dia diem. Dia cuma liatin gue dari jauh tanpa bilang apa-apa.
Lalu, dia narik tangan gue, akhirnya bersikap dewasa dengan berusaha ngajak gue ngomong berdua. Akhirnya dia nanya kenapa gue, gue pun ga bisa bilang kenapa sama dia, dan gatau kenapa, dia minta maaf sama gue.
Minta maaf buat apa? Dia bahkan gatau gue marah kenapa?
Dan gue capek, ga sengaja gue bilang "kita udahan aja yah" tanpa mikir panjang, dia diem sambil megang tangan gue, dan dia bilang "kalo itu mau kamu" sambil lepasin tangan gue. Dan pergi.
Gue pun ngangguk dan diem. Lalu gue nangis.
Gue meluk Hanni, gue butuh bahu dia buat nangis begitu gue sadar gue baru kehilangan sesuatu. Gue kehilangan bee gue.
Terus terang, gue gatau apa yang sebenernya terjadi diantara kita, loh.
Tapi anehnya, setelah lo lepas tangan gue, sesuatu yang ganjel di hati gue pun kaya ikut lepas sama tangan lo. Gue ngerasa lega, gatau kenapa. Sedikit senang, dan sedih, dan bingung, dan takut.
Gue cuma mau bilang maaf dan terimakasih. Buat semuanya! :)
Setelah ini, kita masih temen kan? Kita balik ke satu bulan yang lalu, dimana kita belum sama-sama, dimana kita masih temen.
Ok, kita anggap ini kaya mimpi dan sekarang kita berdua bangun dari mimpi ini. Kita kembali ke dunia nyata. Ke kehidupan masing-masing :)
Contohnya a birthday wish.
Gak semua birthday wishes dari orang-orang bisa di kabulin.
Entah karena apa. Mungkin karena hidup kita terlalu indah kalo semuanya dikabulin?
Iya. Maaf teman-teman, birthday wishes kalian buat gue ga semuanya terkabul :')
Gue pegat. Sama Aji. Sama 'Bee' gue. Putus. Broke-up. Selesai.
Kejadiannya hari Selasa kemarin.
Yap, 4 hari setelah kalian mendoakan gue untuk langgeng, longlasting.
Emang dari hari minggunya gue udah ga enak-ga enakkan sama dia. Kita diem-dieman. Sama-sama punya something yang di pikirin tapi mengambil cara ke kanan-kanakkan dengan menyimpannya dalam-dalam satu sama lain.
Tapi sayangnya gue yang kalah diantara perang dingin ini. Gue ga kuat nutupin perasaan gue. Gue bukan tipe orang munafik yang beda di hati sama yang di ucapin.
Gue pun nangis. Di depan dia.
Dan bodohnya dia, kenapa dia ga nanya "whats wrong?" ke gue? Dia pun memilih jalan yang sama ke kanak-kanakkannya kaya gue. Dia diem. Dia cuma liatin gue dari jauh tanpa bilang apa-apa.
Lalu, dia narik tangan gue, akhirnya bersikap dewasa dengan berusaha ngajak gue ngomong berdua. Akhirnya dia nanya kenapa gue, gue pun ga bisa bilang kenapa sama dia, dan gatau kenapa, dia minta maaf sama gue.
Minta maaf buat apa? Dia bahkan gatau gue marah kenapa?
Dan gue capek, ga sengaja gue bilang "kita udahan aja yah" tanpa mikir panjang, dia diem sambil megang tangan gue, dan dia bilang "kalo itu mau kamu" sambil lepasin tangan gue. Dan pergi.
Gue pun ngangguk dan diem. Lalu gue nangis.
Gue meluk Hanni, gue butuh bahu dia buat nangis begitu gue sadar gue baru kehilangan sesuatu. Gue kehilangan bee gue.
Terus terang, gue gatau apa yang sebenernya terjadi diantara kita, loh.
Tapi anehnya, setelah lo lepas tangan gue, sesuatu yang ganjel di hati gue pun kaya ikut lepas sama tangan lo. Gue ngerasa lega, gatau kenapa. Sedikit senang, dan sedih, dan bingung, dan takut.
Gue cuma mau bilang maaf dan terimakasih. Buat semuanya! :)
Setelah ini, kita masih temen kan? Kita balik ke satu bulan yang lalu, dimana kita belum sama-sama, dimana kita masih temen.
Ok, kita anggap ini kaya mimpi dan sekarang kita berdua bangun dari mimpi ini. Kita kembali ke dunia nyata. Ke kehidupan masing-masing :)