Pages

Friday, September 3, 2010

mungkin, beberapa wishes memang gak bisa terkabul, ya?

Iya. Mungkin kalau kita berdoa, beberapa doa kita memang ga bisa dan ga mungkin terkabul.

Contohnya a birthday wish.

Gak semua birthday wishes dari orang-orang bisa di kabulin.
Entah karena apa. Mungkin karena hidup kita terlalu indah kalo semuanya dikabulin?

Iya. Maaf teman-teman, birthday wishes kalian buat gue ga semuanya terkabul :')

Gue pegat. Sama Aji. Sama 'Bee' gue. Putus. Broke-up. Selesai.

Kejadiannya hari Selasa kemarin.
Yap, 4 hari setelah kalian mendoakan gue untuk langgeng, longlasting.

Emang dari hari minggunya gue udah ga enak-ga enakkan sama dia. Kita diem-dieman. Sama-sama punya something yang di pikirin tapi mengambil cara ke kanan-kanakkan dengan menyimpannya dalam-dalam satu sama lain.

Tapi sayangnya gue yang kalah diantara perang dingin ini. Gue ga kuat nutupin perasaan gue. Gue bukan tipe orang munafik yang beda di hati sama yang di ucapin.
Gue pun nangis. Di depan dia.

Dan bodohnya dia, kenapa dia ga nanya "whats wrong?" ke gue? Dia pun memilih jalan yang sama ke kanak-kanakkannya kaya gue. Dia diem. Dia cuma liatin gue dari jauh tanpa bilang apa-apa.

Lalu, dia narik tangan gue, akhirnya bersikap dewasa dengan berusaha ngajak gue ngomong berdua. Akhirnya dia nanya kenapa gue, gue pun ga bisa bilang kenapa sama dia, dan gatau kenapa, dia minta maaf sama gue.
Minta maaf buat apa? Dia bahkan gatau gue marah kenapa?

Dan gue capek, ga sengaja gue bilang "kita udahan aja yah" tanpa mikir panjang, dia diem sambil megang tangan gue, dan dia bilang "kalo itu mau kamu" sambil lepasin tangan gue. Dan pergi.

Gue pun ngangguk dan diem. Lalu gue nangis.
Gue meluk Hanni, gue butuh bahu dia buat nangis begitu gue sadar gue baru kehilangan sesuatu. Gue kehilangan bee gue.

Terus terang, gue gatau apa yang sebenernya terjadi diantara kita, loh.
Tapi anehnya, setelah lo lepas tangan gue, sesuatu yang ganjel di hati gue pun kaya ikut lepas sama tangan lo. Gue ngerasa lega, gatau kenapa. Sedikit senang, dan sedih, dan bingung, dan takut.

Gue cuma mau bilang maaf dan terimakasih. Buat semuanya! :)

Setelah ini, kita masih temen kan? Kita balik ke satu bulan yang lalu, dimana kita belum sama-sama, dimana kita masih temen.

Ok, kita anggap ini kaya mimpi dan sekarang kita berdua bangun dari mimpi ini. Kita kembali ke dunia nyata. Ke kehidupan masing-masing :)

0 comments:

Post a Comment

what do you think?